Warga Mintak Pemda Perbaiki Jembatan
AIR PERIUKAN - Jembatan gantung yang ada di Desa Padang Pelasan Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma panjang nya sekitar 70 meter yang kondisinya makin memperhatinkan serta sangat berbahaya di lalui oleh warga sekitar yang ingin berkebun.
Semula jembatan ini hanya berlantai papan, lama-kelamaan dengan berjalannya waktu serta kondisi yang sering berganti papan tersebut mulai mengalami kerusakan satu-persatu dan sekarang papannya rusak parah.Melihat keadaan jembatan yang mulai memperhatinkan, warga berinisiatif menggantikan papan yang rusak tersebut dengan bambu.Namun lama-kelamaan bambu tersebut juga mulai mengalami rapu dan bayak bambu yang bolong.
Salah seorang warga setempat,Andi Risman sangat berharap sekali lantai jembata bisa di perbaiki dan di ganti secepatnya dikarenakan kalau jembatan belum juga di perbaiki bisa mengancam kehidupan warga yang sangat bergantung pada jembatan gantung itu.Jembatan gantung itu merupakan salah satunya tempat jalan penghubung warga dengan lokasi Persawahan,Perkebunan Karet dan Sawit.
"Kalau jembatan gantung itu belum juga di perbaiki bagaimana bisa dilewati dan bisa-bisa kami tidak bisa makan gara-gara jembatan gantung yang rusak tersebut.Jembatan ini satu-satunya akses kami untuk menuju ke sawa dan perkebunan,enak kalau ada jalan lain menuju parkebunan. kalau tidak di perbaiki terpaksa kami mengambil resiko untuk melewati jembatan biarpun nyawa taruannya. Bagaimana kami bisa ada uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau jembatan untuk menuju perkebunan rusak. kalau juga tidak di perbaiki,terpaksa kami mengambil resiko untuk melewati jembatan tersebut biarpun nyawa taruannya,"katanya.
Kepala Desa Padang Pelasan, Zon Gusti mengungkapkan sebenarnya ada dua jembatan gantung tetapi jembatan tersebut rusak semua khususnya di bagian lantai jembatan. Warga setempat menggantikan lantai jembatan yang rusak dengan yang baru, tetapi lama kelamaan jembatan itu rusak lagi. Kalau jembatan itu bagus bisa di lewati warga untuk pergi kelokasi persawahan dan perkebunan serta pengendara sepeda motor, tapi sekarang hanya warga yang nekat dan berani saja mau melewati jembatan gantung yang rusak tersebut,"terangnya.
Untuk memperbaiki jembatan,Zon Gusti mengaku pihaknya belum bisa berbuat banyak dengan kondisi pada saat sekarang ini.Namun akan di upayakan sesemaksimal mungkin untuk memperbaiki jembatan,mungkin menggunakan dana desa. Meski demikian itu belum menjamin berlangsungnya perbaikan jembatan gantung,tapi dia sangat berharap bisa di perbaiki langsung oleh Pemda Seluma."Semoga bisa diperbaiki oleh Pemda. Kalau Pemda Seluma belum juga memperhtaikan dan memperbaikinya mungkin kami langsung upayakan perbaikan bersama warga dengan dana desa yang ada,dari pada kami menunggu Penda Seluma yang tidak kunjung memperbaiki jembatan tersebut. Jembatan ini sangat penting fungsi dan perannya," tandasnya.
Semula jembatan ini hanya berlantai papan, lama-kelamaan dengan berjalannya waktu serta kondisi yang sering berganti papan tersebut mulai mengalami kerusakan satu-persatu dan sekarang papannya rusak parah.Melihat keadaan jembatan yang mulai memperhatinkan, warga berinisiatif menggantikan papan yang rusak tersebut dengan bambu.Namun lama-kelamaan bambu tersebut juga mulai mengalami rapu dan bayak bambu yang bolong.
Salah seorang warga setempat,Andi Risman sangat berharap sekali lantai jembata bisa di perbaiki dan di ganti secepatnya dikarenakan kalau jembatan belum juga di perbaiki bisa mengancam kehidupan warga yang sangat bergantung pada jembatan gantung itu.Jembatan gantung itu merupakan salah satunya tempat jalan penghubung warga dengan lokasi Persawahan,Perkebunan Karet dan Sawit.
"Kalau jembatan gantung itu belum juga di perbaiki bagaimana bisa dilewati dan bisa-bisa kami tidak bisa makan gara-gara jembatan gantung yang rusak tersebut.Jembatan ini satu-satunya akses kami untuk menuju ke sawa dan perkebunan,enak kalau ada jalan lain menuju parkebunan. kalau tidak di perbaiki terpaksa kami mengambil resiko untuk melewati jembatan biarpun nyawa taruannya. Bagaimana kami bisa ada uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau jembatan untuk menuju perkebunan rusak. kalau juga tidak di perbaiki,terpaksa kami mengambil resiko untuk melewati jembatan tersebut biarpun nyawa taruannya,"katanya.
Kepala Desa Padang Pelasan, Zon Gusti mengungkapkan sebenarnya ada dua jembatan gantung tetapi jembatan tersebut rusak semua khususnya di bagian lantai jembatan. Warga setempat menggantikan lantai jembatan yang rusak dengan yang baru, tetapi lama kelamaan jembatan itu rusak lagi. Kalau jembatan itu bagus bisa di lewati warga untuk pergi kelokasi persawahan dan perkebunan serta pengendara sepeda motor, tapi sekarang hanya warga yang nekat dan berani saja mau melewati jembatan gantung yang rusak tersebut,"terangnya.
Untuk memperbaiki jembatan,Zon Gusti mengaku pihaknya belum bisa berbuat banyak dengan kondisi pada saat sekarang ini.Namun akan di upayakan sesemaksimal mungkin untuk memperbaiki jembatan,mungkin menggunakan dana desa. Meski demikian itu belum menjamin berlangsungnya perbaikan jembatan gantung,tapi dia sangat berharap bisa di perbaiki langsung oleh Pemda Seluma."Semoga bisa diperbaiki oleh Pemda. Kalau Pemda Seluma belum juga memperhtaikan dan memperbaikinya mungkin kami langsung upayakan perbaikan bersama warga dengan dana desa yang ada,dari pada kami menunggu Penda Seluma yang tidak kunjung memperbaiki jembatan tersebut. Jembatan ini sangat penting fungsi dan perannya," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar