Selasa, 04 Juni 2013

berita umum



Pengemis Jalanan Menjamur Dilampu Merah

GAMBAR : Terlihat para Pengamen Berkumpul untuk beristirahat di pinggiran jalan.


Ada beberapa faktor pendorong yang menyebabkan banyaknya Pengemis berkeliaran dan mengamen di lampu merah.”

BENGKULU- Belakangan ini fenomena Pengemis jalanan yang berkeliaran dilampu merah tengah menjamur. Setiap hari mereka mengemis di simpang lampu merah diberbagian tempat dengan bermodalkan alat gayung air serta alat media musik yang mereka bawah sendiri seperti Speaker dan Mic untuk bernyayi dan alat yang lainnya.
    Ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka memilih untuk menjadi Pengamen jalanan yakni, pertama faktor ekonomi yang mengharuskan mereka mencari uang dan mencari nafkah untuk kehidupan mereka, kedua faktor  kurangnya pendidikan, ketiga faktor lingkungan yang bebas sehingga menyebabkan mereka mengadopsi prilaku-prilaku negatif orang-orang yang ada disekitar mereka dan yang ke empat kurangnya rasa mereka terhadap pendidikan.
     “kami disini mencari uang untuk mencari nafka dan untuk makan serta menghidupi keluarga, kami tidak sembarangan mengemis disini harus ada tata cara dan santun. Kami memiliki tempat yang berbeda-bedah bukan hanya dilampu merah saja.” Ungkap anisa (40), salah satu pengemis jalanan (02/06).
    Dilain sisi warga simpang skip yang tinggal disana marjono mengatakan melihat pengemis yang mulai bayak di mana-mana membuat resah warga yang melihat dan yang ingin melintas di lampu merah tersebut dengan kelakuan yang membuat warga tidak nyaman dengan keadaan tersebut. Semoga pemerintah bersikap tegas dengan pengemis yang mulai berkeliaran dimana-mana,”ungkapnya”.
    Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi jika orang tersebut memiliki kesadaran bahwa pendidikan itu penting dan harus berusaha cari kerja dulu jangan langsung mengemis saja. Selain itu hendaknya pemerintah bersikap lebih tegas untuk mengatasi hal semacam ini. (fly)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar