Kehidupan di panti
asuhan(swasta mandiri) mentiring sangat la memperhatinkan kondisinya,dimana
lingkungan,makan,air,dan tempat tinggal tidak pantas buat mereka.sebenar nya orang
seperti anak panti asuhan itu mau juga menikmati kasih sayang dan tempat yang
layak.tetapi sebalik nya,mereka malah menderita di sana,dimana tempat mereka
tinggalkan sekarang!!!, contoh nya tempat tidur yang terbuka,jadi kalau mulai
malam mereka harus was-was dan menerima resiko apa pun itu.mereka bisa saja
masuk angin,apa lgi kalau hujan pasti mereka menghangat diri mereka agar tidak
kedinginan, adapun digigit nyamuk dan biasa saja hewan buas masuk ke tempat
mereka tiduri itu.menjelang pagi anak panti asuhan ada yang sekolah,bermain,membantu
masak,dan ada juga yang asik dengan kesibukan sendiri-sendiri.anak yang sekolah
jarang sekali di kasih uang belanja di karenakan ekonomi,tetapi kalau ada orang
sukarelawan yang mengasikan bantuan buat panti asuhan berupa uang,pasti mereka
di kasih uang untuk jajan sekolah,itu pun sekitar 2 ribu sampia 3 ribu
saja.pulang sekolah pun jalan kaki dari mentiring ke tanjung jaya,jarak yang di
tempu sangat la jauh.dengan kondisi anak yang masih kecil atau baru mau masuk
remaja,anak-anak itu tetap terus berjalan dengan terik nya panas
matahari.tetapi mereka semangat bersekolah untuk tercapainya cita-cita
nya.sangat mulih orang seperti mereka,pengurus panti asuhan sudah menganggap
anak panti asuhan itu adalah anak dia,sudah semakimal dan sebisah nya untuk
menghidupkan kehidupan anak panti asuhan
tersebut agar anak-anak nya biasa sekolah, makan dan tetap sehat.bisa makan dan
punya tempat tinggal saja sudah bersyukur(pengurus panti asuhan).bagaimana
dengan pemerintah yang tidak peduli dengan sekelilingnya seperti panti asuhan(swasta
mandiri)mentiring,yang kondisi nya sangat memperhatinkan.panti asuhan tersebut
sangat membutuhkan pertolongan dari masyarakat terutama pada pemerintah.(MB)
kehidupan manusia tidak ada yang kekal di dunia ini,kita harus bersyukur dengan
keadan kita sekarang ini.masih bayak orang yang lebih di bawah kita,seharusnya
kita melihat ke bawah dulu jangan langsung melihat ke atas.masih bayak orang
yang di bawah kita yang membutuh bantuan kita dan lebih susah kehidupnya.
Semoga orang yang membaca nya terbuka pintu
hati nya dan mau menolong satu sama lain.dan jangan berfikiran kalau hidup kita
ini susuh dan berat untuk dijalani,masih
bayak orang yang lebih di bawah dari kita yang membutuhkan.
Basri
penulis


komen....
BalasHapusbiar saya bisah memperbaiki karya saya ini.