Rabu, 12 Juni 2013

Cerita tentang anak panti asuhan








       Kehidupan di panti asuhan(swasta mandiri) mentiring sangat la memperhatinkan kondisinya,dimana lingkungan,makan,air,dan tempat tinggal tidak pantas buat mereka.sebenar nya orang seperti anak panti asuhan itu mau juga menikmati kasih sayang dan tempat yang layak.tetapi sebalik nya,mereka malah menderita di sana,dimana tempat mereka tinggalkan sekarang!!!, contoh nya tempat tidur yang terbuka,jadi kalau mulai malam mereka harus was-was dan menerima resiko apa pun itu.mereka bisa saja masuk angin,apa lgi kalau hujan pasti mereka menghangat diri mereka agar tidak kedinginan, adapun digigit nyamuk dan biasa saja hewan buas masuk ke tempat mereka tiduri itu.menjelang pagi anak panti asuhan ada yang sekolah,bermain,membantu masak,dan ada juga yang asik dengan kesibukan sendiri-sendiri.anak yang sekolah jarang sekali di kasih uang belanja di karenakan ekonomi,tetapi kalau ada orang sukarelawan yang mengasikan bantuan buat panti asuhan berupa uang,pasti mereka di kasih uang untuk jajan sekolah,itu pun sekitar 2 ribu sampia 3 ribu saja.pulang sekolah pun jalan kaki dari mentiring ke tanjung jaya,jarak yang di tempu sangat la jauh.dengan kondisi anak yang masih kecil atau baru mau masuk remaja,anak-anak itu tetap terus berjalan dengan terik nya panas matahari.tetapi mereka semangat bersekolah untuk tercapainya cita-cita nya.sangat mulih orang seperti mereka,pengurus panti asuhan sudah menganggap anak panti asuhan itu adalah anak dia,sudah semakimal dan sebisah nya untuk menghidupkan  kehidupan anak panti asuhan tersebut agar anak-anak nya biasa sekolah, makan dan tetap sehat.bisa makan dan punya tempat tinggal saja sudah bersyukur(pengurus panti asuhan).bagaimana dengan pemerintah yang tidak peduli dengan sekelilingnya seperti panti asuhan(swasta mandiri)mentiring,yang kondisi nya sangat memperhatinkan.panti asuhan tersebut sangat membutuhkan pertolongan dari masyarakat terutama pada pemerintah.(MB) kehidupan manusia tidak ada yang kekal di dunia ini,kita harus bersyukur dengan keadan kita sekarang ini.masih bayak orang yang lebih di bawah kita,seharusnya kita melihat ke bawah dulu jangan langsung melihat ke atas.masih bayak orang yang di bawah kita yang membutuh bantuan kita dan lebih susah kehidupnya.
       Semoga orang yang membaca nya terbuka pintu hati nya dan mau menolong satu sama lain.dan jangan berfikiran kalau hidup kita ini susuh dan berat untuk  dijalani,masih bayak orang yang lebih di bawah dari kita yang membutuhkan.
     Basri
     penulis

1 komentar: